Jumat, 20 Januari 2017

TUANKU IMAM BONJOL




Siapa yang tidak kenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol? Bagi mereka yang tidak pernah mengecap bangku sekolah sekalipun juga tahu.
Tuanku Imam Bonjol lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat 1772. Beliau wafat dalam pengasingan dan dimakamkan di Lotak, Pineleng, Minahasa, 6 November 1864. Beliau bernama asli Muhammad Shahab atau Petto Syarif. Adalah dia salah seorang ulama, pemimpin dan pejuang yang berperang melawan Belanda yang dikenal dengan Perang Padri di tahun 1803-1837.
Karena kegigihan dalam perjuangan itu, hingga pada akhirnya berdasarkan SK Presiden RI Nomor 087/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973 Tuanku Imam Bonjol diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Jika ingin mengetahui dia lebih dalam, banyak buku yang bisa anda dapatkan di toko-toko atau di internet. Bahkan, anda juga akan lebih kaya dengan membaca banyak referensi tentang dia dengan berbagai versi.






Untuk mengenang jasa beliau sebagai pahlawan nasional ,pemerintah mengabadikan kedalam uang pecahan 5000 rupiah.digambarkan tuanku imam bonjol mamakai sorban.

Nama asli dari Tuanku Imam Bonjol adalah Muhammad Shahab, yang lahir di Bonjol pada tahun 1722. Dia merupakan putra dari pasangan Bayanuddin (ayah) dan Hamatun (ibu). Ayahnya, Khatib Bayanuddin, merupakan seorang alim ulama yang berasal dari Sungai Rimbang, Suliki Lima Puluh Kota Sebagai ulama dan pemimpin masyarakat setempat, Muhammad Shahab memperoleh beberapa gelar, yaitu Peto Syarif, Malin Basa, dan Tuanku Imam. Tuanku Nan Renceh dari Kamang Agam sebagai salah seorang pemimpin dari Harimau nan Salapan adalah yang menunjuknya sebagai Imam (pemimpin) bagi kaum Padri di Bonjol. Ia akhirnya lebih dikenal dengan sebutan Tuanku Imam Bonjol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar